HRT (Hormon Replacement Therapy / Terapi Sulih Hormon)

Bookmark and Share
HRT disebut juga terapi sulih/mengganti hormon. Terapi ini biasanya diberikan kepada wanita yang sudah menopause sebagai pengganti dari estrogen yang menurun drastis akibat menopause tersebut.

Terapi sulih hormon ini penting bagi kehidupan wanita, karena pascamenopause, sebagian besar wanita tidak merasa percaya diri lagi lantaran tidak bisa "melayani" lagi suaminya dengan baik.

Selain itu, keluhan akibat menopause yang disebabkan drastisnya penurunan estrogen dalam tubuh wanita amat banyak dan hal tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi wanita.


Mereka yang Bisa Melakukan Terapi Sulih Hormon
  1. Wanita yang masih memiliki rahim, bisa diberikan sulih hormon estrogen kombinasi progesteron.
  2. Bagi yang sudah tidak memiliki rahim cukup diberikan hormon estrogen.
  3. Perempuan yang masih mengalami haid diberi hormon gabungan estrogen dan progesteron.

Cara Pemberian Terapi Sulih Hormon


Cara pemberian terapi sulih hormon bisa melalui tablet oral, krim yang dioles di paha atau perut, plester/koyo di punggung, semprotan hidung, krim yang dimasukkan ke vagina, susuk, dan suntikan.

Efek Samping


Terapi sulih hormon ini bukannya tanpa risiko dan aman. Ada beberapa efek samping yang juga harus diperhatikan seperti terjadinya bercak (spotting), penambahan berat badan, nyeri di payudara, sakit kepala, keputihan, dan gatal-gatal.

Efek samping yang lebih berat adalah terapi ini membuat wanita yang menggunakannya berisiko tinggi mengalami stroke, kanker payudara, dan penyumbatan pada pembuluh darah.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar